Makalah Perkembangan Psikomotorik
pada mahasiswa STKIP AL HIKMAH
Mata Kuliah Perkembangan Peserta Didik
Dosen Pengampu:
Moch. Lutfianto,M.Pd.
Oleh:
Ahmad Zainul Muhtaran
140111004
SEKOLAH
TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
AL HIKMAH SURABAYA
2014
Perkembangan
Psikomotorik
a.
Latar Belakang
Pasal 25 (4) Peraturan Pemerintah Nomor
19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menjelaskan bahwa kompetensi
lulusan mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Ini berarti bahwa pembelajaran
dan penilaian harus mgkengembangkan kompetensi peserta didik yang berhubungan
dengan ranah afektif (sikap), kognitif (pengetahuan), dan psikomotor
(keterampilan).
Sekarang di dunia pendidikan melihat
tingkat keberhasilan sistem pendidikan melalui tes atau ujian yang menitik
beratkan ranah pengetahuan (kognitif). Padahal ranah sikap dan ranah ketrampilan
juga dibutuhkan untuk menjadi tabungan menghadapi kemajuan zaman. Dan mungkin
semua ini dikarenakan pendidik kurang memahami penilaian ranah afektif dan psikomotorik.
Oleh karena itu perlu adanya acuan untuk mengembangkan perangkat penilaian
psikomotorik.
b.
Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas maka saya dapat
menentukan rumusan masalah seperti berikut:
1.
Pada tingkat
psikomotorik apa mahasiswa STKIP AL HIKMAH?
2.
Faktor-faktor
apakah yang memengaruhi kemampuan psikomotorik?
c.
Tujuan Peneletian
Dari rumusan diatas maka dapat disimpulkan bahwa
tujuan masalah seperti berikut:
1.
Mengetahui
tingkat psikomotorik mahasiswa STKIP AL HIKMAH
2. Mengetahui
faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan psikomotorik.
d.
Teori dan
Metode Pengamatan
Buttler (1972) membagi hasil belajar psikomotor
menjadi tiga, yaitu: specific responding, motor chaining, rule using. Pada
tingkat specific responding peserta didik mampu merespons hal-hal yang sifatnya
fisik, (yang dapat didengar, dilihat, atau diraba), atau melakukan keterampilan
yang sifatnya tunggal, misalnya memegang raket, memegang bed untuk tenis meja.
Pada motor chaining peserta didik sudah mampu menggabungkan lebih dari dua
keterampilan dasar menjadi satu keterampilan gabungan, misalnya memukul bola,
menggergaji, menggunakan jangka sorong, dll. Pada tingkat rule using peserta
didik sudah dapat menggunakan pengalamannya untuk melakukan keterampilan yang
komplek, Pengembangan Perangkat Penilaian Psikomotor misalnya bagaimana memukul
bola secara tepat agar dengan tenaga yang sama hasilnya lebih baik.
Faktor
– Faktor Yang Mempengaruhi Aspek Psikomotor adalah:
1. Faktor Internal
Faktor
Internal adalah faktor – faktor yang berasal dari dalam diri individu. Termasuk
ke dalam faktor internal ini adalah sebagai berikut:
a. Sifat jasmaniah yang diwariskan dari
orang tuanya
Anak
yang ayahnya dan ibunya bertumbuh tinggi cenderung lebih lekas menjadi tinggi
daripada anak yang berasal dari orang tua yang bertubuh pendek.
b. Kematangan
Secara
sepintas, pertumbuhan fisik seolah – olah seperti sudah direncanakan oleh
faktor kematangan. Meskipun anak itu diberi makanan yang bergizi tinggi, tetapi
kalau saat kematangan belum sampai, pertumbuhan akan tertunda. Misalnya, anak
berumur tiga bulan diberi makanan yang cukup bergizi supaya pertumbuhan
otot kakinya berkembang sehingga mampu
untuk berjalan. Ini tidak mungkin berhasil sebelummencapai umur lebih dari
sepuluh bulan.
2. Faktor Eksternal
Faktor
eksternal ialah faktor yang berasal dari luar diri anak. Termasuk kedalam
faktor eksternal adalah sebagai berikut:
a. Kesehatan
Anak
yang sering sakit – sakitan pertumbuhan psikomotoriknya pasti akan terhambat.
b. Makanan
Anak
yang kurang gizi pertumbuhannya akan terlambat, sebaliknya yang cukup gizi
pertumbuhannya pesat.
c. Stimulasi lingkungan
Individu yang tubuhnya sering dilatih untuk
meningkatkan percepatan pertumbuhannya akan berbeda dengan yang tidak pernah
mendapat latihan sama sekali.
Dan pada proses pengamatan di lapangan saya
menggunakan metode pengumpulan data dan pengamatan. Terus saya menggunakan
sampel kepada mahasiswa STKIP AL HIKMAH.
e.
Hasil
Pengamatan
Sampel 1
Nama : ORTHIO
RIZKI PRATAMA
Orthio
dapat bermain tenis meja dengan karena suka bermain tenis meja dan ibunya
pernah menjadi juara tenis meja sekecamatan Sukomanunggal.
Sampel 2
Nama : ACHMAD
ROFIUDIN
Rofiudin dapat bermain tenis meja dengan baik
karena pernah bermain tenis meja.
f.
Kesimpulan
Sesuai dengan hasil pengamatan dan teori yang saya
dapatkan maka dapat saya simpulkan bahwa mahasiswa STKIP AL HIKMAH rata-rata berada tingkat rule using, karena
sudah dapat belajar dari pengalamannya sendiri dan mengimplementasikannya dalam
gerakan. Dan faktor-faktor dari perkembangan psikomotorik adalah faktor
internal dan faktor eksternal.

0 comments:
Post a Comment