1 Nov 2014

TEKNIK PENGEMBANGAN GAGASAN


Dalam mengembangkan suatu kalimat menjadi suatu paragraf ada banyak cara dan jenisnya. dan jika dilihat dari letak ide pokok ada tiga paragraf yaitu deduktif, induktif dan campuran.


  • Pengertian Paragraf Induktif adalah paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa khusus di atas.
  • Pengertian Paragraf Deduktif adalah paragraf yang dimulai dari hal-hal yang bersifat umum ke hal yang lebih khusus. Gagasan utama terletak pada kalimat pertama dalam suatu paragraf.
  • Pengertian Paragraf Campuran adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak di awal dan akhir paragraf.
  Dan jika dilihat dari fungsinya, paragraf di bagi menjadi 5 yaitu:

1. Ekspresif
Contohnya;mampu menggungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan.

2. Komunikasi
Contohnya; sebagai alat berinteraksi atau hubungan antara dua manusia dan sehingga pesan yang dikmaksudkan dapat dimengerti.

3. Kontrol sosial
contohnya; tulisan “dilarang merokok” bahasa tersebut berfungsi sebagai pengatur atau pengontrol.

4. Adaptasi
Contohnya;bila kita berada di wilayah atau daerah yang asing atau diluar ibu kota, kita dapat menggunakan bahasa Indonesia tersebut sebagai alat untuk adaptasi dengan lingkungan baru tersebut.

5. Integrasi/pemersatu
Contohnya;bahasa-bahasa yang berbeda atau beraneka ragam dan dipersatukan oleh bahasa Nasional yang dapat dipakai di seluruh Indonesia yang menjadi satu kesatuan yang utuh dan bulat.

Dan semua itu perlulah kita juga tahu bagaimana cara mengembangkan kalimat menjadi ide pokok  di suatu paragraf. dan teknik pengembangan gagasan ada 16 macam seperti berikut:


  1.   Avidensi                                         9.  Definisi
  2.   Komparasi persamaan                  10. Divisi
  3.   Komparasi perbedaan                   11. Klasifikasi
  4.   Kausal sebab akibat                      12. Deduksi
  5.   Kausal akibat sebab                      13. Induksi
  6.   Logis prosedural                           14. Klimaks
  7.   Logis temporal                             15. Anti klimakas
  8.   Logis spasial                                16. Justifikasi
Dan setiap macam-macam di atas ada pertanyaan tersendiri antara satu dengan yang lain, seperti berikut:


  1. Avidensi
  2. Komparasi persamaan

  3. Komparasi perbedaan

  4. Kausal sebab akibat
  5. Kausal akibat sebab
  6. Logis prosedural
  7. Logis temporal
  8. Logis spasial
  9. Definisi
  10. Divisi
  11. Klasifikasi
  12. Deduksi

  13. Induksi

  14. Klimaks
  15. Anti klimakas
  16. Justifikasi

Ø  Mana buktinya /contohnya?
Ø  Sama dengan apa itu? Apa persamaannya?
Ø  Berbeda dengan apa itu? Apa perbedaannya?
Ø  Apa akibatnya?
Ø  Apa sebabnya? Mengapa demikian?
Ø  Bagaimana prosesnya?
Ø  Kapan terjadi?
Ø  Dimana itu terjadi?
Ø  Apa artinya?
Ø  Terdiri atas apakah itu?
Ø  Tergolong apakah itu?
Ø  Apa yang lebih khusus/kecil/sempit dari itu?
Ø  Apa yang lebih umum/besar/luas dari itu?
Ø  Apa penegasannya?
Ø  Apa peraguannya?
Ø  Siapa dan apa pembenarannya?


Dan contohnya seperti berikut:

Guru merancangkan dan mempersiapkan pembelajaran untuk mencapai tujuan yang ditentukan
 Apa sebabnya?
dengan merancang dan mempersiapkan pembelajaran maka tujuan yang ditentukan untuk dibahas dalam kelas bisa terlaksana dengan maksimal.
Mengapa demikian?
  karena untuk waktu pertemuan semakin efektif
Bagaimana mempersiapkan?
dengan cara mengetahui materi yang akan di ajarkan
Bagaimana hasilnya?
—maka pembelajaran akan efektif dan maksimal.

setelah semua pertanyaan terjawab maka susunlah jawaban tersebut menjadi paragraf. Himbuhilah kalimat-kalimat agar jawab-jawaban tadi menjadi rancu dan menjadi kalimat yang baik.

selamat mencoba

0 comments:

Post a Comment

AHMAD ZAINUL MUHTARAN. Powered by Blogger.

About

Blogger news