"pendidikan harus diarahkan pada pengembangan seluruh
potensi yang dimiliki seseorang ke arah perkembangannya yang sempuma, yaitu
perkembangan fisik, intelektual dan budi pekerti."
setiap orang sangatlah mempunyai potensi untuk menjadi sukses. namun semuanya harus mempunyai proses yang mampu mengantarkan menuju masa depan yang cerah.
banyak cara untuk mencapai kesuksesan. dan semuanya butuh usaha dan pengorbanan.
semuanya butuh cara yang tepat.banyak cara untuk mencapai kesuksesan. dan semuanya butuh usaha dan pengorbanan.
contohnya seperti yang disarankan oleh ibnu sina.
Konsep Pendidikan Ibnu Sina
- Tujuan Pendidikan
Menurut Ibnu Sina, bahwa tujuan pendidikan harus diarahkan
pada pengembangan seluruh potensi yang dimiliki seseorang ke arah
perkembangannya yang sempurna, yaitu perkembangan fisik, intelektual dan budi
pekerti.
Konsep Pendidikan Ibnu Sina
- Tujuan Pendidikan
Menurut Ibnu Sina, bahwa tujuan pendidikan harus diarahkan
pada pengembangan seluruh potensi yang dimiliki seseorang ke arah
perkembangannya yang sempurna, yaitu perkembangan fisik, intelektual dan budi
pekerti.
2. Kurikulum
Untuk usia anak 3 sampai 5 tahun misalnya, menurut Ibnu Sina
perlu diberikan mata pelajaran olahraga, budi pekerti, kebersihan, seni suara,
dan kesenian.
untuk usia 6 sampai 14 tahun menurut Ibnu Sina adalah
mencakup pelajaran membaca dan menghafal al-qur’an, pelajaran agama, pelajaran
sya’ir dan pelajaran olah raga.
untuk usia 14 tahun ke atas menurut Ibnu Sina mata pelajaran
yang diberikan amat banyak jumlahnya, namun pelajaran tersebut perlu dipilih sesuai
dengan bakat dan minat si anak.
3. Metode Pengajaran
• uraian tentang berbagai metode tersebut memperlihatkan adanya
keinginan yang besar dari ibnu sina terhadap keberhasilan pengajaran.
• setiap metode yang ditawarkannya selalu dilihat dalam presfektif
kesesuaiannya dengan bidang studi yang diajarkannya serta tingkat usia peserta
didik.
• metode pengajaran yang ditawarkan Ibnu Sina juga selalu memperhatikan
minat dan bakat si anak didik.
• metode yang ditawarkan ibnu Sina telah mencakup pengajaran yang
menyeluruh mulai dari tingkat taman kanak-kanak sampai dengan tingka perguruan
tinggi.
4. Konsep Guru
Ibnu Sina mengatakan bahwa guru yang baik adalah berakal
cerdas, beragama, mengetahui cara mendidik akhlak, cakap dalam mendidik anak,
berpenampilan tenang, jauh dari berolok-olok dan main-main dihadapan muridnya,
tidak bermuka masam, sopan santun, dan suci murni
5. Konsep Hukuman dalam Pengajaran
Ibnu Sina pada dasarnya tidak berkenan menggunakan hukuman
dalam kegiatan pengajaran. Namun jika memang harus menggunakan hukuman harus
dilakukan dengan hati-hati. Sikap humanistic ini sangat sejalan dengan alam
demokrasi yang menuntut keadilan, kemanusiaan, kesederajatan, dan sebagainya
0 comments:
Post a Comment